Cek Fakta: Benarkah Dulcolax Aman dan Bermanfaat untuk Diet

C

Tahukah Anda bahwa banyak orang menggunakan cara instan untuk menurunkan berat badan? Salah satunya dengan mengkonsumsi dulcolax, obat pencahar yang biasanya dikonsumsi bagi orang yang memiliki masalah susah buang air besar. Asumsinya, dengan rutin minum obat tersebut, lemak di tubuh jadi hilang sehingga diet cepat berhasil. Apakah benar dulcolax memiliki manfaat untuk diet?

Fakta Seputar Dulcolax untuk Obat Diet

Dari penjelasan sejumlah dokter, ternyata ada efek samping bagi orang yang mengonsumsi dulcolax secara berlebihan. Apalagi jika tidak ada indikasi sulit buang air besar, dampaknya akan sangat buruk untuk kesehatan jangka panjang. Berikut ini beberapa fakta seputar dulcolax untuk diet:

obat dulcolax
obat dulcolax

Menyebabkan Dehidrasi

Proses kerja dari dulcolax adalah mengencerkan feses yang keras, sehingga dibutuhkan banyak cairan di dalam tubuh untuk melakukannya. Jika Anda tidak mengimbangi konsumsi obat tersebut dengan mengkonsumsi air putih yang cukup, maka pastinya Anda akan mengalami dehidrasi yang membuat tubuh lemas tak berenergi.

Kram Perut

Kontraksi berlebihan akan terjadi ketika seseorang mengkonsumsi dulcolax, tanpa indikasi penyakit yang harus disembuhkan dengan obat tersebut. Hal ini merupakan akibat kinerja obat, yang memaksa usus untuk mengeluarkan feses yang sebenarnya tidak keras. Alhasil usus jadi berkonstraksi di atas kinerja normalnya dan mengakibatkan kram.

Kelemahan Otot

Induksi rhabdomyolysis yang dilakukan obat ini membuat jaringan otot menjadi rusak, sebab ada protein yang sifatnya berbahaya dilepas dan masuk ke dalam darah. Akibatnya orang bisa mengalami cepat lelah, sendi ngilu, dan tidak bisa beraktivitas normal. Efek nyata lainnya adalah kelumpuhan jika kondisi ini tidak segera diobati dengan cara yang tepat.

Sakit Kepala

Adanya pemaksaan kinerja beberapa organ tubuh, yang dilakukan oleh obat ini secara terus menerus mengakibatkan sakit kepala. Efek sampingnya mengakibatkan proses aliran darah menuju dan dari otak tidak lancar, kalau dibiarkan maka akan sangat mengganggu aktivitas dan kesehatan untuk jangka panjang.

Elektrolit Berkurang

Tubuh membutuhkan berbagai elektrolit dalam metabolisme, ketika seseorang mengkonsumsi dulcolax secara terus menerus maka elektrolit jadi berkurang dan tak seimbang. Apalagi kalau yang hilang itu kalium, fosfat, natrium, atau magnesium, tentu proses pertumbuhan, antibodi hingga metabolisme sangat terganggu.

Sistem Pencernaan Rusak

Ketika sistem pencernaan rusak, gejala ini merupakan efek serius yang paling sering terjadi pada seseorang yang menggunakan dulcolax sebagai obat diet. Zat di dalamnya akan membuat kinerja lambung, usus hingga anus melebihi kapasitasnya. Jika dibiarkan berlarut-larut, lambung akan luka begitu juga dengan usus dan anus.

Setelah mengetahui fakta jika mengkonsumsi dulcolax sebagai obat diet (sejenis pil) ini, Anda akan mengetahui bahwa tidak ada manfaat sama sekali menjadikannya obat diet. Peruntukkan dulcolax bukan untuk diet, tapi untuk mengatasi masalah susah buang air besar. Mulai sekarang, hentikan pemakaiannya jika tidak diperlukan, agar kesehatan Anda bisa diselamatkan.

About the author

Pagar Sehat
By Pagar Sehat

Your sidebar area is currently empty. Hurry up and add some widgets.